Rabu, 24 Desember 2014

"La Jadida Tahta as-Syams"

La Jadida Tahta as-Syams. Sebuah pepatah yang saya yakin jarang didengar oleh masyarakat Indonesia. Karena memang pepatah tersebut santer diucapkan oleh orang mesir kuno.
Tidak ada “hal baru” di bawah matahari. Kira-kira begitulah makna pepatah tersebut. Pepatah yang sederhana namun menyimpan makna yang mendalam. Mungkin inilah maksud Kiai di pesantren mengajari kami pepatah tersebut hari ini.
Usia dunia ini sudah begitu tua, bahkan saat Rasul melakukan perjalanan ke Sidratul Muntaha, Rasul menyaksikan ada seseorang yang amat sangat tua. Sang malaikat yang kala itu mengantar Rasul mengatakan bahwa orang tua itu adalah gambaran bumi saat ini, very very old.
Jika bumi sudah sangat tua, maka segala macam proses alam maupun peralihan peradaban dari masa ke masa sudah tak terhitung lagi. Terlalu banyak untuk kita bahas satu persatu sejarah umat manusia di muka bumi ini.
Dewasa kini, banyak muncul paham-paham baru yang mulai menyetir umat Islam ke arah menyesatkan. Mulai dari liberalisme, sekularisme dan isme-isme lainnya yang membawa umat semakin jauh dari an-nur.
Apa paham tersebut baru muncul belakang ini saja? Atau itu dagangan lama para misionaris yang tak laku pada masa lampau?
Kiai kami melontarkan pernyataan yang begitu menggelitik.
“Kalau sekarang muncul orang-orang sombong dengan kekayaan dan kecerdasannya, muncul orang-orang yang menyesatkan umat, muncul isu-isu yang memecah belah Islam, itu gak muncul sekali ini saja. Sudah lama umat Islam menghadapi hal-hal tersebut, hanya sekarang kemasannya saja berbeda. Kalau urusan manusia sombong, dari fir’aun bahkan iblis pun, sikap sombong sudah lebih dulu mereka miliki.”
Kami yang masih berusia belia, tiap membuka isu-isu di internet, dengan pemikiran dangkal dan prinsip yang terkadang masih dapat ditawar, seringkali terbawa arus dan isu menyesatkan. Mendengar ‘pencerahan’ kiai kami, kami kembali berpikir. Bahwa perang pemikiran, perang ideologi hingga perang urat syaraf bukan barang baru di dunia ini. Itu sudah terjadi sejak dulu, bahkan zaman sebelum masehi.
Maka benarlah kiranya orang mesir kuno mengatakan, “La Jadida Tahta as-Syams.” Tapi kalau tidak di bawah matahari, mungkin saja ada hal baru yang akan terjadi. binhadjid


Tidak ada komentar:

Posting Komentar