Sepekan kemarin, bak diberi hujan lebat durian dari langit, anak-anak Fakultas Tarbiyah menyelenggarakan PPL. Memang nampak semacam materi kuliah, namun sejatinya hanya seperti halnya mengajar biasa, namun di kawasan heterogen, alias putra dan putri.
Dapat pengalaman pertama mengajar anak putri, materi mahfudzot jam 1. Kelas Enam tentunya. Alhamdulillah, berkat pengalaman mengajar selama bertahun-tahun, mengajar selama 90 menit tersebut dapat teratasi dengan baik. Tak terlalu ragu, tiap kalimat muncul dengan mudah, tidak banyak berkeringat, dan yang terpenting adalah satu hal, gak perlu takut menguasai kelas, bahkan anak-anak yang jadi grogi melihat sang pengajar.
Selain mengajar, kegiatan juga diisi dengan futsal, pentas seni, jalan-jalan ke pantai serta lari pagi satu pondok.
Yang begitu berkesan dalam kegiatan ini, adalah kekaguman serta fanatisme Kyai di pondok tersebut terhadap Gontor. Jiwanya, idealismenya, mottonya hingga tiap denyut nadi serta hembusan nafas Gontor, dilakukan semua di pondok itu. Sujud rukuknya, sudah sama dengan Gontor.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar